TANINDORIAU.COM
logo

PENGENALAN AGROEKOSISTEM TANAMAN PADI SAWAH

BAB I

PENDAHULUAN

A. Deskripsi Singkat

Modul ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompentensi para peserta tentang pengertian ekosistem padi sawah, komponen ekosistem, satuan ekosistem dan rantai makanan yang disajikan melalui pendekatan orang dewasa, ceramah, ungkapan pengalaman, diskusi, tanya jawab, presentasi, dan penugasan.

B. Tujuan Pembelajaran

  1. 1.    Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Setelah mengikuti pembelajaran peserta dapat memahami ekosistem padi sawah sebagai unit pengelolaan budidaya padi sawah dengan baik dan benar.

  1. 2.    Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

Setelah mengikuti pembelajaran  peserta mampu:

  1. Menjelaskan pengertian ekosistem pertanian dengan baik dan benar.
  2. Menjelaskan komponen ekosistem dengan baik dan benar
  3. Menjelaskan  satuan ekosistem dengan baik dan benar

C. Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan 

1.  Pokok Bahasan:

1.1. Pengertian Ekosistem;

1.2. Komponen Ekosistem;

1.3. Satuan Ekosistem.

2.  Sub Pokok Bahasan:

1.1. Pengertian Ekosistem;

1.2. Hukum Toleransi;

2.1. Komponen Pembentuk Ekosistem;

2.2. Konsep Produktivitas;

2.3. Kebergantungan;

3.1. Satuan dalam Ekosistem;

3.2. Ekosistem Buatan

3.3. Ekosistem Sawah.

D. Metode

Ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktik.

E.  Alat Bantu

White board, Laptop/LCD Projector, garam, telur ayam, ember.

F.  Waktu

4 JP (1 JP@ 45 Menit) 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PENGERTIAN EKOSISTEM

 

Indikator Keberhasilan setelah mengikuti mata pelatihan ini peserta mampu menjelaskan pengertian ekosistem dengan baik dan benar. 

 

  1. A.   Pengertian Ekosistem

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.

Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energy menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada.

Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga mempengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup. Pengertian ini didasarkan pada hipotesis Gaia, yaitu: “organisme, khususnya mikroorganisme, bersama-sama dengan lingkungan fisik menghasilkan suatu sistem control yang menjaga keadaan di bumi cocok untuk kehidupan”. Hal ini mengarah pada kenyataan bahwa kandungan kimia atmosfer dan bumi sangat terkendali dan sangat berbeda dengan planet lain di tata surya.

  1. B.   Hukum Toleransi

Hukum toleransi berbunyi: Kehadiran, kelimpahan dan penyebaran suatu spesies dalam ekosistem ditentukan oleh tingkat ketersediaan sumber daya serta kondisi faktor kimiawi dan fisik yang harus berada dalam kisaran yang dapat toleransi oleh spesies tersebut. Misalnya: Panda memiliki toleransi yang luas terhadap suhu, namun memiliki toleransi yang sempit terhadap makanannya (bambu). Berbeda dengan makhluk hidup yang lain, manusia dapat memperlebar kisaran toleransinya karena kemampuannya untuk berpikir, mengembangkan teknologi dan memanipulasi alam.

  1. C.   Rangkuman

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.

Dalam ekosistem, organism adalah komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga mempengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup.

 

  1. D.   Latihan
  2. Jelaskan pengertian ekosistem dengan benar!
  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan organisme.

 

BAB III

KOMPONEN EKOSISTEM

 

Indikator Keberhasilan setelah mengikuti mata pelatihan ini peserta mampu menjelaskan komponen ekosistem dengan baik dan benar. 

 

A. Komponen Pembentuk Ekosistem

  1. a.    Komponen tak hidup (abiotik)

Komponen abiotik yaitu komponen fisik dan kimia yang merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup. Sebagian besarkomponen abiotik bervariasi dalam ruangan dan waktunya. Komponen abiotik dapat berupa bahan organic, senyawa anorganik, dan factor yang mempengaruhi distribusi organisme, yaitu:

1.  Suhu. Proses biologi dipengaruhi suhu. Mamalia dan unggas membutuhkan energi untuk meregulasi temperature dalam tubuhnya.

2.  Air. Ketrsediaan air mempengaruhi distribusi organisme. Organisme di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air di gurun.

3.  Garam. Konsentrasi garam mempengaruhi keseimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Beberapa organisme terrestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi.

4.  Cahaya matahari. Intensitas dan kualitas cahaya mempengaruhi proses fotosintesis terjadi di sekitar permukaan yang terjangakau cahaya matahari. Di gurun, intensitas cahaya yang besar membuat peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan tertekan.

5.  Tanah dan batu. Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik, pH, dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah.

6.  Iklim. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam suatu area. Iklim makro meliputi iklim global, regional dan lokal. Iklim mikro meliputi dalam suatu daerah yang dihuni komunitas tertentu.

  1. b.    Komponen autotrof 

Terdiri dari organisme yang dapat membuat makanannya sendiri dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti sinar matahari (fotoautotrof) dan bahan kimia (khemo-aurtrof). Kompene autotroph berperan sebagai produsern.organisme autotroph adalah tumbuhan berklorofil,seperti padi sawah.

  1. c.    Komponen heterotrof 

Terdiri dari organisme yang memanfatkan bahan-bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebangai makannya. Komponen heterotrof disebut juga konsumen makro (fagotrof) karena makanan yang dimakan berukuran kecil. Yang tergolog heterotroph adalah manusia,hewan,jamur,dan mikroba.

  1. d.    Pengurai (dekomposer)

Pengurai adalah organisme yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati. Pengurai disebut juga konsumen makor (sapotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih besar. Organisme pengurai merayap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen.

Tergolong pengurai adalah bakteri dan jamur. Ada pula detritivor yaitu hewan pengurai  yang memakan sisa-sisa  bahan orgarik,contohnya adalah kutu kayu.

Tipe dkomposisi ada tida yaitu:

  1. secara aerobik: oksigen adalah penerima elektron/oksigen;
  2. seacara anaerobik: oksigen tidak terlibat. Bahan organik sebagai bahan peneriman elektron/oksigen;
  3. fermentasi: anaerobik namun bahan organik yang teroksidasi juga sebagai penerima elektron.

Semua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berintreksi membentuk  suatu kesatuan ekosistem yang teratur. Misalnya, pada suatu ekosistem akuarium, ekosistem ini terdiri dari ikan sebagai komponen heterotrof, tumbuhan air sebagai komponen autotrof, plankton yang terapung di air sebagai komponen pengurai, sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.

B. Konsep Produktivitas

Energi bersifat kekal, namun pada setiap pertukaran energi dari suatu bentuk ke bentuk yang lain akan mengalami kehilangan energi. Produktivitas primer suatu ekosistem adalah laju penyimpanan energi melalui proses fotosintesa oleh produsen dalam bentuk senyawa organik yang dapat dipakai sebagai bahan makanan. Produtivitas sekunder adalah laju penyimpanan energi pada tingkat konsumen. Produkivitas primer kotor adalah hasil seluluh fotosintesa, termasuk yang terpakai untuk respirasi. Produktivitas primer bersih adalah hasil bersih fotosintesa. Produktivitas komunitas bersih adalah laju penyimpanan bahan organik yang tidak digunakan oleh heterotrof per satuan waktu. Produtivitas setiap jenis ekosistem berbeda-beda.

C. Kebergantungan

            Kebergatungan pada ekosistem dapat terjadi antar komponen biotik atau antara komponen biotik dan abiotik.

  1. Rantai makanan ,yaitu perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau atau produsen. Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi ke dua, terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang bisa disebut konsumen primer. Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ke tiga, terdiri atas hewan-hewan karnivora.
  2. Jaring-jaring makanan, yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikan rupa sehingga membentuk seperti jaring-jaring. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup lainnya.

Kebergantungan antara komponen biotik dan abiotik dapat terjadi melalui siklus materi, seperti:

       1.siklus karbon

       2.siklus air

       3.siklus nitrogen

       4.siklus sulfur

D. Rangkuman

Komponen abiotik yaitu komponen fisik dan kimia yang merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup.

Komponen autotrof terdiri dari organisme yang dapat membuat makanannya sendiri dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti sinar matahari (fotoautotrof) dan bahan kimia (khemo-autrof).

Rantai makanan, yaitu perpindahan materi dan energi melaui proses makan dan dimakan oleh urutan tertentu. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau atau produsen.

Jaring-jaring makanan,yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehinga membentuk seperti jaring-jaring.

E. Latihan

1.  Sebutkan dan jelaskan komponen pembentukan ekosistem.

2.  Jelaskan tentang jaring-jaring makanan. 

 

 

 

 

 

BAB IV

SATUAN EKOSISTEM

 

Indikator keberhasilan :setelah mengikuti mata pelatihan ini peserta mampu menjelaskan satuan ekosistem dengan baik dan benar.

 

A. Satuan dalam Ekosistem

Antara makhluk hidup satu dengan yang lain akan selalu tarjadi interaksi. Ekosistem tersusun atas komponen-komponen yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Komponen itu membentuk satuan-satuan organisme kehidupan. Antara individu yang satu dengan yang lain dalam satu daerah akan membentuk populasi. Selanjutnya, antara populasi yang satu dengan yang lainnya dalam satu daerah akan terjadi interaksi membentuk komunitas. Selanjutnya, komunitas ini  juga akan selalu berinteraksi dengan tampat hidupnya. Misalnya, rumput hidup di tanah, belalang hidup di rerumputan, dan ikan-ikan hidup di air.

            Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya akan membentuk ekosistem. Kumpulan ekosistem di dunia akan membentuk biosfer. Urutan satuan-satuan makhluk hidup dalam ekosistem dari yang kecil sampai yang besar adalah sebagai berikut.

  • Individu
  • Populasi
  • Komunitas
  • Ekosistem
    • Biosfer

1)  Individu Tanaman Padi

            Istilah individu berasal dari Bahasa latin individum yang berarti tidak dapat dibagi. Di dalam ekologi idividu dapat diartikan sebelum untuk makhuk tunggal. Beberapa pengertian individu antara lain:

  1. Suatu individu selalu menggambarkan sifat tunggal
  2. Dalam dari yang tunggal proses hidup senderi
  3. Peraoses hdup yang satu dengan yang lain.

2)  Populasi Padi

           Populasi adalah semua individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu. Suatu organisme disebut sejenis bila memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Menempati daerah atau habitat yang sama;
  2. Mempunyai persamaan bentuk,susunan tubuh,dan aktifitas;
  3. Mampu menghasilkan keturuan yang subur,yaitu yang mampu berkembang baik.

Sebagai contoh, pada suatu lahan seluas 200 m2 terdapat 500 batang tanaman padi, 100 ekor belalang, 50 ekor jangkrik, 10 batang tanaman sengon, dan 30 batang tanman kelapa. Berdasarkan data tersebut maka didalam lahan atau daerah tersebut terdapat beberapa populasi,yaitu populasi padi, populasi belalang, populasi jangkrik, populasi sengon dan populasi kelapa.

 

3)  Komunitas

            Komunitas dapat diartikan sebagai seluruh populasi yang menempati daerah yang sama. Di daerah tersebut, antar jenis makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya akan terjadi interaksi. Kemudian interaksi itu membentuk suatu kumpulan, dimana di dalamnya setiap individu menemukan lingkungan yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Di dalam kumpulan tersebut terdapat suatu kerukunan untuk hidup bersama, tolerensi kebersamaan, dan hubungan timbal balik yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan.

4)  Ekosistem

Ekosistem merupakan tatanan secara utuh dari seluluh unsur lingkunagn hidup yang saling mempengaruhi. Ekosistem juga dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik yang kompleks antara organisme  dengan lingkungannya. Berdasarkan sejarah terbentuknya, ekosistem dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

  1. Ekosistem Alami,yaitu ekosistem yang terbentuk secara alami, tanpa adanya pengaruh atau campur tangan manusia. Misalnya, ekosistem gurun pasir, ekosistem hutan tropis dan ekosistem hutan gugur. Setiap ekosistem mempunyai ciri khas. Ciri itu sangat ditentukan oleh faktor suhu, curah hujan, iklim, dan lain-lain.
  2. Ekosistem Buatan,yaitu, ekosistem yang sengaja dibuat oleh manusia. Misalnya, kolam, waduk, sawah, ladang dan taman. Pada umumnya ekosistem buatan mempunyai komponen biotik sesuai dengan yang diinginkan pembuatnya. Pada ekosistem sawah komponen biotik yang banyak, yaitu padi.
  3. Ekosistem  Suksesi, yaitu ekosistem yang merupakan hasil suksesi lingkungan yang sebelumnya didahului oleh kerusakan. Pada lingkungan demikian, jenis tumbuhan yang berkembang ditentukan oleh jenis organisme yang hidup di sekitarnya.

5)  Biosfer

Biosfer adalah kumpulan dari semua ekosistem yang terdapat di permukaan bumi ini. Ada bagian bumi yang menyatakan bahwa biosfer adalah tempat beroperasinya ekosistem. Bagian bumi yang dihuni organisme hanya beberapa meter di bawah permukan tanah hingga 9.000 meter di atas di permukaan bumi serta beberapa meter di bawah permukaan laut. Jadi, tidak tidak di seluruh bagian bumi ini terdapat ekosistem sebab hanya daerah yang terdapat kehidupan lah yang dapat disebut ekosistem.

B. Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan adalah ekosistem yang dicptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau hewan peliharaan didominasi  pengaruh   manusia, dan memiliki keanekaragaman rendah.

Contoh  ekosistem buatan adalah: Bendungan, Hutan Tanaman Produksi (HTP) seperti jati dan pinus. Agroekosistem  berupa sawah tadah hujan, sawah irigasi dan perkebunan sawit.

C. Ekosistem Sawah

Sawah adalah lahan usaha pertanian yang secara fisik berpermukaan rata, dibatasi oleh pematang ,serta dapat ditanami padi, palawija atau tanaman budidaya lainya. Kebanyakan sawah digunakan untuk bercocok tanam padi. Untuk keperluan ini, sawah harus mampu menyangga air karena padi memerlukan penggenangan pada periode tertentu dalam pertumbuhannya. Untuk mengairi sawah digunakan sistem irigasi dari mata air, sungai atau air hujan. Sawah yang terakhir dikenal sebagai sewah tadah hujan, sementara yang lainnya adalah sawah irigasi. Padi salah satu  tanaman di sawah dikenal sebagai padi lahan basah (lowland rice). Padi adalah salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban. Meskipun terutama mengacau pada jenis tanaman budidaya, padi juga digunakan untuk mengacu pada beberapa jenis dari marga (genus) yang sama, yang biasa disebut sebagai padi liar.

Produksi padi dunia menempati urutan ketiga dari semua serelia, setelah jagung dan gandum. Namun demikian, padi merupakan sumber karbohidrat utama bagi mayoritas penduduk dunia. Hasil dari pengolahan padi dinamakan beras.

Teknik budidaya padi telah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sejumlah sistem budidaya diterapkan untuk padi.

  1. Budidaya padi sawah (paddy atau paddy field), digunakan dimulai dari daerah lembah sungai Yangtse di Tiongkok.
  2. Budidaya padi lahan kering, dikenal manusia lebih dahulu dari pada budidaya padi sawah.
  3. Budidaya padi lahan rawa, dilakukan di beberapa tempat di pulau Kalimantan .
  4. Budidaya gogo rancah atau disingkat gora, yang merupakan modifikasi dari budidya  lahan kering. Sistem ini sukses diterapkan di pulau  Lombok, yang hanya memiliki musim hujan singkat.

Setiap sistem budidaya memerlukan kultivar yang adaptif untuk masing masing-masing sistem. Kelompok kultivar padi  yang cocok untuk lahan kering dikenal dengan nama padi gogo. Secara ringkas, bercocok tanam padi mencakup pengolahan tanah, persemaian, pemindahan atau penanaman, pemeliharaan.(termasuk pengairan, penyiangan, perlindungan tanaman, serta pemupukan), dan panen. Aspek lain yang penting namun bukan termasuk dalam rangkaian bercocok tanam padi adalah pemilihan kultivar, pemrosesan biji dan penyimpanan biji.

D. Rangkuman

            Antara makhluk hidup satu dengan yang lain akan selalu terjadi interaksi. Ekosistem tersusun atas komponen-komponen yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Komponen itu membentuk satuan-satuan organisme kehidupan. Antara individu yang satu dengan lainnya dalam satu daerah membentuk populasi.

            Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya akan membentuk ekosistem. Kumpulan ekosistem di dunia akan membentuk biosfer. Urutan satuan-satuan makhluk hidup dalam ekosistem dari yang kecil sampai yang besar adalah sebagai berikut: individu, populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer.

            Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia, dan memiliki keanekaragaman rendah.

E.  Latihan

  1. Jelaskan hubungan timbal balik satuan ekosistem dari yang kecil sampai yang besar.
  2. Coba sebutkan beberapa ekosistem buatan yang anda ketahui.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

PENUTUP

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mengpengaruhi.

Sawah adalah lahan usaha pertanian yang secara fisik berpermukaan rata, dibatasi oleh pematang, serta dapat ditanami padi, palawija atau tanaman budidaya lainnya.

Setelah selesai mengikuti proses pembelajaran, para purnawidya membuat rencana tindak lanjut dan terus mengembangkan pengetahuannya dengan membaca bahan bacaan yang mengacu pada daftar putaka.

Bahan ajar ini diharapkan dapat membekali para purnawidya pelatihan yang akan menjadi fasilitator bagi anggotanya, sehingga dalam penyampaian materi akan lebih baik, efektif dan efisien.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. PP No.18 Tahun 2010. Tentang Usaha Budidaya Tanaman. www.setneg.go.id/index.php.
  2. Anonim. 2009. Pedoman Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian. Peraturan Menteri Pertanian No.25/Permentan/OT.140/5/2009 tanggal 13 Mei 20019.
  3. Balitbang Pertanian. 2005. Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Padi. Departemen Pertanian RI. Jakarta.

 

Wed, 10 Apr 2019 @12:15


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 TANINDO RIAU · All Rights Reserved